Pemda Kuningan Tambah Bantuan Bagi Korban Bencana Di Dusun Cimeong

Warta Kuningan | Pemerintah Daerah Kuningan selalu konsen dan tanggap terhadap kejadian bencana alam yang terjadi di Kabupaten Kuningan kali ini Bupati Kuningan H Acep Purnama memberikan tambahan bantuan 1 ton beras kepada korban bencana di Dusun Cimeong Desa Cilayung Kecamatan Ciwaru Rabu (8/2/2017).

Bupati hadir didampingi Kepala Bagian Ekonomi Uu Kusmana, Kepala Bagian Humas Wahyu Hidayah menyerahkan secara simbolis beras kepada Kepala Desa Cilayung Danta Hidayat. Acara tersebut disaksikan oleh ratusan warga Desa Cilayung khususnya Dusun Cimeong.

Dalam sambutannya Bupati Acep mengatakan, Pemerintah Daerah sangat konsen terhadap penangan bencana yang terjadi di Kabupaten Kuningan karena Pemerintah sangat merasakan prihatin kepada mereka yang terkena bencana khususnya warga Dusun Cimeong dan umumnya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Kuningan yang terkena bencana longsor.

Untuk bantuan beras ini alhamdulilah kami mendapatkan bantuan dari Bulog, kami harapkan dengan bantuan ini warga yang terkena bencana dapat sedikit terkurangi bebannya “. Papar Acep.

Lebih lanjut Acep berharap kepada warga Cimeong yang tempat tinggalnya terkena dan terancam bencana longsor untuk bersabar karena kami Pemerintah Daerah akan merelokasi Dusun Cimeong ke tempat yang lebih aman yaitu ke daerah Mekar Jaya yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan pengerasan tanah.

Sementara itu Menurut Kepala Desa Cilayung Danta Hidayat, mewakili warga masyarakat Desa Cilayung khususnya Warga Dusun Cimeong mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah konsen dan terus menerus memberikan perhatian kepada warganya yang terkena bencana, karena dengan bantuan ini beban warga yang terkena bencana sedikit berkuran dan mengenai relokasi warga masyarakat sangat menyambut gembira karena daerah yang ditempati sekarang sangat mengkhawatirkan apalagi jika terjadi hujan besar.

“Alhamduliah pak dengan adanya relokasi ini kami sangat menyambut gembira karena daerah kami sekarang sangat mengkhawatirkan, kami sangat merasa was-was apalagi jika terjadi hujan lebat, takut terjadi longsor lagi”.

Related posts

Leave a Reply