SMPN 1 Cilimus Berhasil Keluar Sebagai Juara Story Telling Contest

Warta Kuningan | Berkat Pelatihan USAID PRIORITAS dan bimbingan guru Bahasa Inggris Fathiyah Hasna (tengah) yang merupakan siswi SMPN 1 Cilimus berhasil keluar sebagai juara story telling contest yang diadakan Unswagati Cirebon, Jum’at, (03/02/2017).

Dampak nyata dari berbagai pelatihan pembelajaran USAID PRIORITAS program kemitraan bidang pendidikan antara Pemerintah Amerika Serikat dengan Pemerintah Indonesia sudah dirasakan oleh berbagai sekolah di Indonesia. Salah satunya SMP Negeri 1 Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Momon Sukiman, Kepala SMPN 1 Cilimus mengaku, pihaknya merasa terbantu dengan adanya pelatihan model USAID PRIORITAS. Banyak guru menjadi terbuka pola pikirnya. Lebih aktif dalam memaksimalkan lingkungan sebagai sumber belajar.

“Setelah dilatih USAID PRIORITAS, guru mampu membuat Lembar Kerja Siswa (LKS) sendiri untuk siswa, walaupun sederhana. Selain itu juga diajarkan untuk memahami gender dalam melayani perbedaan individu peserta didik, sehingga tidak akan lagi terjadi ketidakadilan gender, hasilnya adalah prestasi akademik dan non akademik siswa semakin meningkat,” katanya.

Berkat dukungan dari USAID PRIORITAS juga, kegiatan proses belajar mengajar di kelas tidak monoton, sehingga siswa tidak mengalami kebosanan dalam belajar. Melainkan proses pembelajaran aktif dan guru bisa memotivasi dirinya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dalam memfasilitasi anak dalam berlajar belajar.

Salah satu program hasil pelatihan pembelajaran aktif guru-guru tersebut adalah, SMPN 1 Cilimus meraih prestasi sejak bermitra dengan USAID PRIORITAS. Salah satunya, menjadi juara story telling contest yang diadakan kampus Unswagati Cirebon se wilayah tiga Cirebon. Prestasi bergengsi itu diraih Fathiyah Hasna kelas IX A. ”Kami guru-guru di SMPN 1 Cilimus percaya bahwa hasil tidak pernah mengkhianati proses, ketika proses pembelajaran semakin berkualitas dan baik, maka prestasi siswa akan semakin meningkat, seperti juara story telling di kampus Unswagati Cirebon baru-baru ini” ujar Neni Rohaeni, guru Bahasa Inggris.

Sementara itu, Koordinator Distrik USAID PRIORITAS Kabupaten Kuningan, Ahmad Syaiful Bahri mengatakan, pihaknya merasa bersyukur karena program yang sudah dijalankan di SMPN Negeri I Cilimus sejak tahun 2014 bisa dirasakan manfaatnya, baik oleh guru maupun siswa yang ada di Kabupaten Kuningan.

Sesuai dengan visi dan misi dari USAID PRIORITAS, semoga saja ke depan akan makin banyak prestasi yang bisa diraih oleh SMP Negeri I Cilimus, sehingga bisa memberikan semangat kepada guru dan siswa untuk meningkatkan proses belajar mengajar.

Related posts

Leave a Reply