Mengenal Lambang Daerah Kabupaten Kuningan

Sebagai Warga Kuningan, kita selayaknya mengetahui Lambang Daerah Kabupaten Kuningan dan makna yang terkandung didalamnya. Keberadaan lambang daerah memiliki nilai penting sebagai lambang identitas dan pemersatu warga, serta menjadi kebanggaan warga. Informasi mengenai hal ini di internet masih sangat minim. Sejarah pembentukan Lambang Daerah Kabupaten Kuningan tidak kami ketemukan, padahal hal ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari lambang derah itu sendiri. Semoga ada diantara pembaca yang mengetahui hal ini dan memberikan masukan yang berharga demi kemajuan kita bersama.
Makna Umum Lambang Daerah Kabupaten Kuningan
Dengan modal semangat dinamis, konstruktif, sportif, semangat menegakkan keadilan, melenyapkan kebathilan, sanggup berjuang membangun dan bertaqwa kepada Allah SWT untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Arti Unsur-Unsur Lambang Daerah
Dasar
Perisai berbentuk lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia berarti tenang, penegak keamanan Pancasila dan UUD 1945 serta lambang keadaan yang selalu aman, tenteram dan sejahtera.

Kuda Jantan
Melambangkan sifat masyarakat kuningan yang dinamis, konstruktif, kretif, sportif, semangat menegakan keadilan dan melenyapkan kebathilan. Dalam sejarah perjuangan leluhur Kuningan dan masa gerilya dalam Kabupaten Kuningan, kuda digunakan sarana angkutan dan juga digunakan sebagai alat perjuangan, serta terkenal dengan Leutik-leutik kuda Kuningan (Kecil-kecil kuda Kuningan).

Gunung Ciremai

Menunjukan Kuningan berada di kaki gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat dengan tanahnya yang subur, udaranya sejuk dan nyaman, cocok untuk daerah wisata.

Air Sungai Lima Gelombang

Air sungai melambangkan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki lima sungai yang besar, yaitu Cisanggarung, Cijolang, Cisande, Cijangkelok dan sungai Citaal.

Bokor Kuning

Melambangkan sejarah lahirnya Sang Adipati Kuningan yang kemudian menjadi kepala pemerintahan pertama di Kuningan pada tanggal 1 April 1498. Bokor Kuning diartikan juga sebagai lambang lahirnya Pemerintah Kabupaten Kuningan pada tanggal 1 September 1498.

Padi
Melambangkan kesuburan di bidang pangan.

Kapas
Melambangkan kesuburan di bidang sandang.

ARTI WARNA

Sumber kuningankab.go.id

Related posts

Leave a Reply